Siang itu di Surabaya, aroma nasi hangat tengah bercampur dengan udara lembap yang keluar dari dapur-dapur restoran. Di balik kesibukan para juru masak yang menyiapkan hidangan untuk tamu, ada tumpukan piring yang belum sempat tersentuh, roti yang mulai mengeras, dan lauk yang sudah kehilangan segarnya. Sebagian besar akan berakhir di tempat sampah bersama sisa-sisa makanan lain menunggu nasib yang sama. Kevin Gani bersama Garda Pangan menyelamatkan makanan demi kehidupan. (Sumber: tempo.co) Namun bagi Kevin Gani, pemandangan seperti itu bukan hal yang bisa dibiarkan. Ia mengungkapkan bahwa sampah makanan itu bukan sekadar sisa, tetapi potret ketimpangan. Pria yang berkantor di Yayasan Garda Pangan, Surabaya Barat itu merasa miris. Dari caranya menatap makanan-makanan itu memperlihatkan satu hal: empati yang begitu dalam. Kevin adalah Ketua dan Koordinator Program Relawan Garda Pangan, sebuah yayasan yang sejak 2017 mengubah cara orang memandang makanan berlebih. Ia dan timnya mengum...